Blog Nur Wahyu

Nur Wahyu's world

Popular Posts





Kamis, 30 November 2017

MSG Bikin Bodoh? Ini Faktanya


Mengenail hal ini, Spesialis Gizi Melinda Hospital, Dr Johanes Chandrawinata MND, SpGK memastikan bahwa MSG sama sekali tidak membuat orang bodoh.




MSG Bikin Bodoh? Ini FaktanyaSetiap masakan akan terasa hambar jika tak ditaburi penyedap rasa atau MSG. Namun, banyak yang merasa takut, tiap kali MSG dibubuhkan dalam tiap menu makanan. Ini, tak lain, karena anggapan MSG bikin otak tumpul atau bodoh, sudah cukup lama melekat di benak masyarakat. Lalu, benarkah MSG bisa bikin bodoh?

Menurutnya, MSG juga dikenal sebagai sodium glutamat, yakni garam natrium dari asam glutamat yang merupakan salah satu asam amino non-esensial paling berlimpah yang terbentuk secara alami. Food and Drug Administration Amerika Serikat bahkan sempat  mengklasifikasikan MSG sebagai Generally Recognized as Safe yang diakui aman dan di Uni Eropa MSG dijadikan sebagai zat tambahan makanan.
"Micin itu sebenarnya nama lokal dari MSG. Kalau di BPOM dan permenkes dan FDA dinyakatakan aman, bahkan tidak ditentukan asupan harian yang dianjurkan, namun disarankan pakai secukupnya sesuai selera, penelitian di Malaysia paling bagus 0,7 persen, atau 7 gram untuk satu liter air," terang Dr Johanes saat tampil di acara Ayo Hidup Sehat di TvOne beberapa waktu lalu.
Dia juga menjelaskan, seperti halnya glutamat yang terkandung dalam bahan makanan lain, glutamat dalam MSG juga memberi rasa umami.
Awalnya, lanjut sang dokter, rasa umami ditemukan dalam semangkuk sup Jepang. Rasanya nikmat dan ternyata di dalam sup itu mengandung glutamat.
"Glutamat itu ada di tomat. Daging juga nikmat karena mengandung glutamat," katanya.
Tak hanya itu, sambal terasi pun terasa nikmat karena kandungan glutamatnya yang tinggi. Kecap produk fermentasi juga demikian.
Dr Johanes pun memastikan, selain tidak ada penelitian yang bisa memastikan MSG bikin bodoh, bahaya lainnya tentang MSG yang kabarnya memicu gangguan kerusakan otak pun dibantahnya. "Mengenai hubungan MSG tentang kegemukan juga cukup banyak, tapi hasil penelitiannya masih diragukan, yang lain juga menyatakan tidak ada hubungan. Karena MSG justru menimbulkan rasa nikmat di mulut bahkan menimbulkan rasa kenyang."
"MSG bikin bodoh juga belum ada penelitian yang memberikan efek membodohkan orang. Karena asupan MSG di AS kurang dari satu gram per orang per hari, sementara di Indonesia 2,6 gram per orang per hari."
MSG juga sempat dinyatakan berbahaya untuk kesehatan hati, hal ini juga dibantah olehnya. "Nasibnya sama seperti glutamat yang ada secara alamiah. Kebanyakan glutamat bahkan digunakan usus sebagai sumber energi 90 persennya, dan lima persennya masuk diolah tubuh jadi glukosa dan asam anamino yang lain."
Namun perlu diingat, karena Mono Sodium Glutamat mengandung garam (sodium) sehingga bisa menimbulkan dampak darah tinggi. "MSG mengandung sodium, sehingga natrium yang berlebihan bisa timbulkan darah tinggi yang bisa juga menimbuilkan gangguan jantung."

Jumat, 01 Januari 2016

Ngemil Malam Pertinggi Risiko Kanker Payudara

Ini bahaya dari kebiasaan ngemil sebelum tidur.

Ngemil Malam Pertinggi Risiko Kanker PayudaraBeberapa dari Anda, khususnya yang memiliki jam makan kurang teratur, pasti sering merasakan lapar di momen tertentu, sebelum jam makan datang. Hal inilah yang kemudian membuat keinginan untuk ngemil kian besar.

Namun sebuah fakta yang diungkap sebuah penelitian di Sekolah Kesehatan San Diego, menyatakan bahwa aktivitas ngemil sebelum tidur, bisa memberikan risiko kanker payudara.

Ya, kebiasaan ngemil di malam hari, khususnya bagi para wanita, ternyata bisa menyebabkan munculnya kanker payudara. Kunci penting dalam hal ini, ialah keseimbangan kadar gula dalam darah yang bisa menyebabkan munculnya kanker.

Penelitian yang dilakukan pada lebih dari 2000 wanita di Amerika Serikat, menunjukkan bahwa wanita yang tidak makan dalam waktu dekat dengan jam tidur, akan memiliki risiko kanker lebih kecil. Semakin lama waktu wanita tidak makan sebelum tidur, maka risiko kanker payudara akan lebih bisa ditekan.

Dilansir dari Dailymail, wanita yang tidak makan menjelang jam tidur, cenderung memiliki kadar gula darah seimbang, yang kemudian memengaruhi jumlah hormon dalam tubuh, yang berujung pada muncul atau tidaknya sel kanker di dalam tubuh.

Catherin Marinac, penulis dari penelitian ini mengungkapkan, "Kandungan glukosa berlebihan dalam tubuh, bisa merangsang munculnya sel kanker," jelasnya. Pertumbuhan sel kanker tersebut, menurut Chaterin bisa diperparah dengan jumlah insulin yang terlalu tinggi, yang ironisnya disebabkan oleh kandungan glukosa berlebih.

Sebanyak empat persen wanita yang terbukti memiliki gula darah yang seimbang, ternyata terbukti mengemil jauh dari jam tidur. Selain itu, jenis camilan yang Anda konsumsi, juga menentukan keseimbangan gula darah dalam tubuh yang memakannya.

Anda bisa memili jenis camilan yang sehat seperti buah dan sayur, yang memiliki kandungan gula yang cukup, namun tetap mengenyangkan.

Namun yang terpenting, menurut Catherin adalah menjaga pola makan teratur pada jam-jam sesuai. Hal ini akan menekan keinginan untuk ngemil. Dengan begitu, ngemil bisa terjaga dan kesehatan terpelihara.

Gold price


gold price charts provided by goldprice.org